105 Pesilat Melati Putih Indonesia Mengikuti Ujian

105 Pesilat Melati Putih Indonesia Mengikuti Ujian – Dalam meningkatkan prestasi dalam bidang olah raga, khususnya pesilat-pesilat muda Melati Putih Indonesia telah mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT), yang diselenggarakan di MTs Sidowangi, Kajoran, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. UKT ini sudah menjadi agenda rutin setiap 4 bulan sekali di Perguruan PSMP, yang Sekretariat Pusat di Jl. Magelang – Purworejo,Tanjunganom, Magelang. UKT kali ini juga dihadiri oleh Pendekar-pendekar senior Melati Putih Indonesia dari Kabupaten Sleman Yogyakarta, yakni Imam Suhadi (Pembina MP Cabang Salam dan Sleman, yang juga Komandan Banser Kab. Sleman; Poerwadi Yuwana (Ketua MP Sleman); Boydie, Suswianto, Sutarto dan juga pengurus organanisasi Melati Putih Sleman.

105 Pesilat Melati Putih Indonesia Mengikuti Ujian

 

Perguruan Pencak Silat Melati Putih Indonesia awal mula berdiri pada tahun 1968 di Tanjunganom, Magelang. Pendirinya sendiri adalah Guru Besar Melati Putih Indonesia, yakni Alm. Muslich Yasir, yang tadinya Pendekar dari Perguruan Tapak Suci. Kemudian beliau mengembangkan dan mendirikan sendiri dengan nama Perguruan Pencak Silat Melati Putih Indonesia, atau disingkat PSMP Indonesia. Hingga saat ini anggota Perguruan PSMP sudah mencapai ribuan orang yang tersebar di seluruh tanah air Indonesia.
Untuk meningkatkan minat budaya dan merupakan warisan leluhur Bangsa Indonesia, PSMP Indonesia mengadakan UKT yang diselenggarakan di Magelang. Para peserta ujian yang antusias mengikuti UKT terdiri berjumlah 105 orang, terdiri dari 20 orang mengikuti ujian sabuk hijau, 55 orang ujian Sabuk Kuning strip strip hijau, dan 30 orang mengikuti ujian sabuk Kuning.

Perkembangan Pencak Silat di Kabupaten Magelang tak dapat dianggap enteng, hal ini jelas terlihat dari tingginya jumlah pesilat yang telah mengikuti UKT di MTs Sidowangi Kajoran. Kegiatan ini diuji langsung oleh Muf. Syaiful selaku Pimpinan Pusat Perguruan Melati Putih Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari pelestarian seni budaya asli Bangsa Indonesia, sekaligus mencari bibit-bibit atlet yang akan dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Magelang dan Pekan Olahraga Provinsi tahun 2017 mendatang di Jawa Tengah. UKT yang digelar selama satu hari itu meliputi materi teknik jurus, seni tarung/sparing, dan kepiawaian menggunakan senjata tajam dan tongkat (toya),” ungkap Anto yang merupakan Staf STIEBBANK Yogyakarta dan sebagai Pendamping Tim Penguji UKT tersebut.

Kelik Budiarjo selaku Pelatih di wilayah Kabupaten Magelang menambahkan, “Kegiatan ini khususnya di Yayasan Walisongo, yang meliputi SD, MTs, MA diwajibkan untuk mengikuti latihan beladiri di Perguruan Silat Melati Putih Indonesia”.

Sekian info tentang 105 Pesilat Melati Putih Indonesia Mengikuti Ujian semoga bermanfaat.

sumber: Anto dan Kelik Budiarjo

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.